Selasa, 10 Mei 2011

Ibu Panda

Rumah dipojok sana sudah mulai sunyi, keceriaan dan hingar bingar tiba-tiba lenyap, menyunyi, menghadirkan jangkrik melewati siang yang telah menghadirkan malam. Ibu Panda telah meninggalkan anak-anak nya. . . dia melipir, mengendap dan berkelibat, pergi secara diam-diam melewati cubicle.

Kemudian Ibu panda berkata dari kejauhan:
"Kalian baik-baik disini dan kita pasti kan berjumpa dilain waktu, di tempat yang melebihi senyum dihari kemaren, yah kemaren! dimana hari kita hentikan dengan tawa dan senyum".

Yah.... . dia telah pergi, meninggalkan anak-anak yang tengah tertindas oleh perasaan, yah perasaaan dari hati akan pasangan, bukan hanya memikirkan ibu panda yang telah jauh meningalkan gerbang Pemuda 715, mereka begitu dan begitu jauh, mulai tertindih dan teriyang akan perasaan! yah.. perasaan akan masa depan dan kepercayaan :D

3 komentar:

  1. aaaahhh Zuuuullll..kangeeen cicii :((

    BalasHapus
  2. Tahiiiiiiiii bgt lo Zul...gw gak mauuu curhaat lagiii sebeeeeeellll!!!

    BalasHapus
  3. *lempar jaring .. .. biar ga pada jadi sebel :D

    BalasHapus